Jaring Perwira Berkualitas, Polda Malut Gelar Rikkes Tahap I Seleksi SIPSS 2026
Polda Malut lewat Biddokkes menggelar Rikkes Tahap I SIPSS 2026 di Sofifi. Tiga peserta diperiksa fisik dasar, THT, gigi, mata, postur hingga tato/tindik. Hasil diumumkan One Day Service, profesional dan transparan sesuai prinsip BETAH.
SOFIFI – TimesIndonesia Sofifi - Kepolisian Daerah Maluku Utara (Polda Malut) melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) melaksanakan Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap I bagi peserta seleksi Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan yang diikuti oleh tiga orang calon siswa tersebut berlangsung di Ruang Biddokkes Polda Malut, Sofifi, pada Jumat (24/1/2026). Tahapan ini menjadi bagian penting dari rangkaian seleksi ketat untuk menjaring calon perwira Polri yang memiliki standar kesehatan fisik sesuai ketentuan organisasi.
Dalam pelaksanaannya, Rikkes Tahap I difokuskan pada pemeriksaan fisik dasar dan kondisi kesehatan luar para peserta. Tim medis melakukan pengecekan mendalam yang meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, tekanan darah, nadi, hingga tes mata untuk mengetahui visus serta buta warna. Selain itu, peserta juga menjalani pemeriksaan telinga, hidung, dan tenggorokan (THT), kesehatan gigi dan mulut, serta evaluasi postur tubuh, kondisi kulit, hingga pengecekan ada tidaknya tato maupun tindik yang dilarang dalam aturan kepolisian.
Polda Maluku Utara, Melalui Kabid Humas Polda Malut, Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram W dalam rilisnya, Sabtu (24/1/2026), menegaskan bahwa pemeriksaan ini dilakukan secara profesional, objektif, dan tanpa intervensi pihak mana pun.
Ia menjelaskan bahwa tahap awal kesehatan ini tidak bisa ditawar karena menjadi fondasi utama bagi calon perwira sebelum mengemban tugas kepolisian yang berat di masa depan.
"Penerapan sistem One Day Service diberlakukan di mana hasil pemeriksaan langsung diumumkan secara terbuka pada hari yang sama," ujarnya.
Langkah ini diambil sebagai bentuk nyata komitmen Polda Malut dalam mewujudkan prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Dengan transparansi tersebut, diharapkan para peserta merasa yakin bahwa kelulusan mereka murni berdasarkan kemampuan dan kondisi fisik masing-masing.
Melalui seleksi yang berkualitas ini, Polda Malut optimistis dapat melahirkan perwira Polri jalur sarjana yang tidak hanya unggul secara akademik, namun juga memiliki fisik yang prima untuk melayani masyarakat. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.


