Proyek Sabo Dam Rp24,6 Miliar di Ternate Diduga Pasok Solar Subsidi, PPK Klaim Legal
Proyek strategis bernilai kontrak Rp24,6 miliar yang didanai APBN tersebut diduga menggunakan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi untuk operasional alat beratnya.
TERNATE – Proyek pembangunan pengendali sedimen (Sabo Dam) di Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Maluku Utara diterpa isu miring.
Proyek strategis bernilai kontrak Rp24,6 miliar yang didanai APBN tersebut diduga menggunakan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi untuk operasional alat beratnya, Minggu (19/7/26)
Proyek di bawah pengawasan Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara ini dikerjakan kontraktor PT Indah Jaya Karya Abadi. Pekerjaan tersebut ditargetkan rampung dalam 266 hari kalender sejak dimulai April lalu.
Berdasarkan penelusuran di lapangan, pasokan BBM untuk alat berat pada hari biasa memang berasal dari Pertamina resmi (industri).
Namun, saat pasokan resmi tersebut terlambat datang, pihak pelaksana di lapangan diduga kuat memasok solar menggunakan mobil pikap yang terindikasi sebagai solar subsidi.
Saat dikonfirmasi mengenai kepastian jumlah dan asal pasokan BBM tersebut, subkontraktor proyek, Munira Sagaf, enggan memberikan penjelasan transparan dan terkesan menghindari wartawan.
“Dapat informasi dari mana, kalau boleh tahu?” ujar Munira balik bertanya, tanpa menjawab substansi pertanyaan yang diajukan.
Secara terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut, Irwan Muhammad, membantah keras dugaan penggunaan solar subsidi.
Irwan menegaskan bahwa pihaknya melakukan pengawasan ketat secara intensif dan belum menemukan adanya pelanggaran di lokasi kerja.
”BBM yang dipakai adalah Solar Dexlite, bukan solar subsidi. Surat jalannya juga ada,” tegas Irwan saat dihubungi.
Meski membantah, Irwan mengakui bahwa dirinya belum mengetahui secara pasti lokasi agen atau pangkalan resmi Pertamina yang menjadi tempat pengambilan BBM industri untuk kebutuhan proyek yang diawasinya tersebut. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

